Taman Bacaan Masyarakat Suku Anak Dalam (TBM SAD)




Dalam adat suku anak dalam atau orang rimba, pendidikan dinilai sebagai ancaman bagi sukunya, karena dinilai dapat merusak adat mereka secara keseluruhan dan juga takut akan mendapatkan bencana karena kutukan dari Tuhan. Tetapi, karena mereka tidak bisa membaca, menulis dan berhitung, orang rimba sering tertipu dalam hal perekonomian. Dan Taman Bacaan Masyarakat Suku Anak Dalam (SAD) ini merupakan suatu terobosan yang membawa perubahan tatanan kehidupan dan perilaku sosial Suku Anak Dalam kearah yang lebih baik dan layak sebagai mana tatanan kehidupan masyarakat pada umumnya, yang mana sebelumnya hidup berpindah (Nomaden) saat ini mereka sudah tinggal menetap, yang sebelumnya tidak memiliki kepercayaan (Agama) saat ini mereka sudah mulai mengenal dan belajar agama (untuk saat ini beragama Islam), dan mulai mengenal huruf abjad dan angka serta sudah berinteraksi dan bersosial dengan masyarakat sekitar.

Berawal pada tahun 2021 dalam rangka pelaksanaan Vaksin Covid 19 dan perekaman data kependukukan kepada Suku Anak Dalam bersama Puskesmas Bayung Lencir dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pemerintah Kecamatan Bayung Lencir berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Pagar Desa perihal masalah pendidikan Suku Anak Dalam yang belum mendapatkan pendidikan, dikarenakan jarak untuk bersekolah ke SDN Pagar Desa sangat jauh dengan menempuh perjalanan darat yang mana jalan yang digunakan masih jalan perkebunan dengan kondisi masih tanah dan berlumpur. Pemerintah Kecamatan Bayung Lencir bergerak cepat bersama Pemdes Desa Pagar Desa, Korwil Dikbud Bayung Lencir langsung berkoordinasi dengan Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat Suku Anak Dalam untuk mendata anak-anak Suku Anak Dalam dan menyediakan tempat untuk membangun taman bacaan, setelah di data ada 15 orang anak yang belum bersekolah, menindaklanjuti permasalahan di atas Camat Bayung Lencir langsung berkoordinasi dengan PT.MBJ untuk membantu membangun tempat Taman Bacaan Suku Anak Dalam dengan menggunakan dana CSR, yang mana untuk tenaga pendidik akan di bantu oleh guru dari SDN Pagar Desa serta akan mendapatkan insentif dari PT.MBJ melalui dana CSR juga. Diharapkan dengan adanya Taman Bacaan Masyarakat Suku Anak Dalam ini dapat membawa perubahan Tatanan Kehidupan dan Perilaku Sosial Suku Anak Dalam kearah yang lebih baik dan layak sebagai mana Tatanan Kehidupan Masyarakat pada umumnya.

0 Comments:

Posting Komentar

© All Rights Reserved. 2026 . Template by OddThemes . Managed by Riduan Mulyadi