PERAWAN & TAMPAN (Peranan Wanita & Ketahanan Pangan)





Sisi inovatif dari inovasi ini adalah dengan memberdayakan Ibu – Ibu rumah tangga miskin yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin untuk bekerja secara mandiri dan aktif untuk mendapatkan tambahan penghasilan keluarga. Inovasi ini juga mengharuskan ibu – ibu rumah tangga miskin untuk menfaatkan lahan pekarangan yang tidak terpakai untuk ditanami sayur – sayuran dan berbagai macam kebutuhan pangan keluarga lainnya. Yang juga melibatkan sumber daya PPL Desa untuk membina dan mendampingi secara langsung kepada anggota tersebut. 

Inovasi ini juga mendukung Gerakan Go Green dengan menghasilkan tanaman sayur yang organik yang menerapkan penanaman dan pengolah sayuran tanpa menggunakan pestisida dan zat kimia lainnya sehingga pangan yang dihasilkan berupa pangan yang segar dan aman untuk dikonsumsi shingga juga berdampak pada kesehatan manusia dan pada akhirnya dapat berkontribusi pada peningkatan sumber daya manusia kedepannya disamping itu juga berkontribusi pada pemeliharaan lingkungan.

Inovasi Perawan dan Tampan ini berhasil memberdayakan ibu – ibu rumah tangga miskin sebanyak 2.940 orang ditahun 2021 yang tergabung dalam anggota Kelompok Wanita Tani. Inovasi ini juga memanfaatkan lahan tidur dari yang semula tidak dimanfaatkan dan dengan inovasi ini sudah melakukan pemanfaatan lahan tidur serta pekarangan sebesar ± 53.275 m2 ditahun 2021. sebelum inovasi ini dilaksanakan, pasokan pangan segar masih tergantung dari pihak luar dengan harga yang mahal dan belum tentu terjamin keamanannya setelah inovasi ini berjalan dapat memenuhi kebutuhan pangan segar yang organik untuk anggota kelompok dan masyarakat sekitar yang dihasilkan oleh anggota kelompok sebanyak kurang lebih 16.611 Kg/Bulan. Setelah inovasi ini berjalan ibu – ibu yang semula tidak bekerja dan hanya mengurus rumah tangga mendapatkan pekerjaan dan memperoleh penghasilan tambahan yang semula tidak ada penghasilan, hanya bergantung dari Suami, setelah inovasi berjalan menambah penghasilan sebesar ± Rp. 750.000 – Rp.800.000,-/Orang/Rumah/tangga/Bulan. Inovasi ini juga berkontribusi menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Musi Banyuasin setiap tahunnya. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh BPS Kabupaten Musi Banyuasin bahwa penurunan kemiskinan di Kabupaten Musi Banyuasin menurun sebesar 0,68% ditahun 2021 dibandingkan sebelum dilaksanakan inovasi tersebut..

 

0 Comments:

Posting Komentar

© All Rights Reserved. 2026 . Template by OddThemes . Managed by Riduan Mulyadi